menu

Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas Selamat datang di Blog MIN 1 Banyumas

Friday, May 12, 2017

MIN Purwokerto Juara KSM

Para Juara KSM Tingkat Kabupaten Banyumas
PURWOKERTO - MIN Purwokerto kembali menorehkan prestasinya di tingkat Kabupaten Banyumas. Kali ini, dua jagoan MIN Purwokerto Arfania Zahra dan Muhammad Daffa Yasa Pratama berhasil membawa pulang piala Juara I KSM Matematika dan Juara III KSM IPA yang diselenggarakan pada hari Rabu, 10 Mei 2017 di MI Ma'arif NU Dawuhan Wetan. Atas hasil tersebut, Arfa berhak maju ke tingkat propinsi.

Arfa dan Daffa bersama Kepala MIN dan PPAI
Keberhasilan Arfa dan Daffa tidak lepas dari usaha keras guru dan orang tua. Sejak kelas tiga, mereka diberi tambahan jam pelajaran khusus untuk menghadapi olimpiade baik matematika maupun IPA. Arfa juga pernah meraih Juara I Lomba Matematika Tingkat Provinsi Jawa Tengah  dan DIY untuk Kategori Kelas III yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan IMARIA. "Arfa pernah juara, jadi kemampuannya tidak diragukan lagi. Semoga di tingkat provinsi bisa kembali berprestasi" ujar guru pendamping Arfa, Juzairoh.

Arfa menang dengan nilai 47,50 mengungguli Najmi Prifa Alfaresi dari MIMA Kalisalak Kebasen dan Adinda Nurroyan Rohmatuliannisa dari MIM Singasari Karanglewas yang memperoleh nilai 27,50 dan 23,75. Sedangkan Daffa harus puas dengan nilai 29 dibawah Nilna Zahwa Nurillah dari MIMA Pageraji dan Mei Markhatun Khasanah dari MIMA Patikraja dengan raihan nilai 34 dan 29. "Daffa lebih lambat sepuluh menit dari Mei, jadi juara ketiga" ungkap Juzairoh (ak)

Friday, May 5, 2017

120 Pendaftar Diterima Menjadi Siswa Baru MIN Purwokerto

PURWOKERTO - Setelah mengikuti seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru, 120 pendaftar berhasil diterima menjadi siswa baru kelas 1 MIN Purwokerto Tahun Pelajaran 2017/2018. Ketua PPDB, Arif Fauzi mengatakan seleksi PPDB tahun ini telah yang dilaksanakan selama tiga hari sejak 2 Mei 2017. Seleksi PPDB meliputi usia, jarak tempat tinggal, potensi siswa serta dukungan orang tua.

Kepala MIN Purwokerto, Sabar Munanto menjelaskan bahwa seleksi PPDB MIN Purwokerto telah dilaksanakan sesuai dengan aturan yaitu Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 361 Tahun 2017 tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2017/2018. Dalam pasal 13 diatur bahwa seleksi calon peserta didik baru kelas 1 (satu) MI/MILB dilakukan berdasarkan usia dan kriteria lain yang ditentukan oleh madrasah dengan pertimbangan komite madrasah. Hasil rapat guru bersama komite, menambahkan unsur jarak tempat tinggal, potensi siswa serta dukungan orang tua, jelas Sabar.

Membludaknya animo masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di MIN Purwokerto mengharuskan kita melakukan seleksi, karena daya tampung kelas yang terbatas yaitu 120 siswa." ujar Arif Fauzi. Selamat kepada yang diterima dan mohon maaf kepada yang belum dapat diterima. Selanjutnya bagi yang diterima untuk mendaftar ulang paling lambat 9 Mei 2017, imbuh Arif.

Berikut adalah daftar siswa yang diterima sebagai Peserta Didik Baru Kelas 1 Tahun Pelajaran 2017/2018 berdasarkan Nomor Urut Pendaftaran.

No No. Pendaftaran Nama Siswa L/P
1 1 ARASY HARITS PRASETYA L
2 2 SYIFA PUTRI HARIYADI P
3 3 ELYSIA KAILA AZKADINA P
4 4 LATISYA ZIFARA P
5 5 MUHAMMAD TSAAQIF FESAN CONCETTYA L
6 7 MUHAMMAD NUR FADLI EL - WAFA L
7 8 MUHAMMAD AKHDAN ASY SYAUQI L
8 9 ILHAM L
9 10 MUHAMMAD RIEZQY ANNAFI RAMADHAN L
10 11 AKBAR BRILYAN PARAMA L
11 12 HASNA KAMILA P
12 14 KHALIFAH FATHMA WARDHANI P
13 15 MALIKHUL ASLHAN GHANIY L
14 16 KEYNDRA ALIF FIRDAUS SOBIRIN L
15 17 NABIEL ARDELL AGGALISTYAN L
16 18 NAJMA NAMITA MAULIDA P
17 19 MUHAMMAD AZZAM RAFI KURNIAWAN L
18 20 MUHAMMAD AZAM AL FACHRISI L
19 22 MIFZAL ROSYID ATHOILLAH L
20 23 VITO PUTRA WIDYADHANA L
21 24 MAYZA ZERRIN NADIRA P
22 25 NOVAL ISMAIL SYAH L
23 26 METTAZKA RAISA AMARI P
24 27 HAURA ALMAS ZAHIRAH ULHAQ P
25 28 EDIHAN PUTRA VANANTO L
26 30 QIARA MULA HATI JANITRA P
27 31 FADHIL ARKAN ARDIANSYAH L
28 32 AZRIYAN RAFIF ARKANA L
29 33 RAMA MAHENDRA KURNIAWAN L
30 34 KEYDA QANITAH NURHARYANTO P
31 35 FADHIL PRADIPA GUNAWAN L
32 36 FAYOLA NATHANIA RAMADHANI P
33 37 TYAGHA RAMADHANI PUTRA ALINSKA L
34 42 NILANDARI DAYU SUBEKTI P
35 43 NAJIKHAH NUR 'ALYA P
36 44 NABILA KHANZA ANINDITA P
37 46 MIFTAHUL JANNAH P
38 47 AQILA QONITA AZZAH P
39 49 NASYA FADHILAH AZALIA P
40 51 BANYU SHAFI ISKANDAR L
41 53 MUHAMMAD ABYASA PERMADI L
42 54 NAJWA ASY SYIFA SALSABILA P
43 55 MUHAMMAD LUBAB KAMAL HASAN L
44 57 WILUJENG HANA RAHMAYANA P
45 58 ALEXANDRIAN BALQISS YARDAN ABIEZA L
46 61 ALDAN RAAIQ SAFARAZ L
47 62 SARI DEWI UTAMI P
48 63 TABINA DYAH RAFA ARDIANTARI P
49 66 NAOMI AZZARIA NOER HAFSAH P
50 69 YUMNA FATWA AL - FATIH L
51 70 ZALFA ANISA LATIF P
52 74 WAHBAH ADZDZUHAILI L
53 75 SENANDUNG NACITA SUGIONO P
54 76 ELMEIRA SHAFANA RAHMA P
55 77 DHITI ANUGERAH L
56 78 HAZEL AVERILLIO L
57 79 BEIBY MIRZA SILVIAN P
58 80 NAUFAL AL MA'AJID L
59 81 GILANG DAMAR PANULUH L
60 82 KEISYA NAJLA AL ANIES ZAHRA P
61 83 NADHIEF ABIYYU ZIDANE HIDAYAT L
62 85 MUHAMMAD AKBAR AZHARI L
63 86 MAHYA RANI NARAWIJAYA P
64 87 AMAJIDA SABRINA SUDIBYO P
65 88 RAFA ARYASATYA RAMADHAN L
66 89 ALZENA AYLA QURROTA A'YUN P
67 90 MAULANA EKA SAKTIAWAN L
68 91 FAIQ RISKI ARYAPUTRA L
69 94 FAIRUZ ALYA SANTORO P
70 95 KAYLA RAFIFA KHAIRUNNISA P
71 96 FADHIL MUHAMMAD AL FAJRI L
72 97 ADIVA PASIFIORIENZA SULISTIYO P
73 98 DEVIKA ZAKI AHNAF HAFFAFA P
74 99 RAZAANA RAYYA MAHREEN P
75 100 NAURA SYIFA KAMILA PRASETYO P
76 103 MUHAMMAD ROUF KHAFIZ L
77 105 FADHILAH NURUL JANNAH P
78 106 DANIA YAMELIA AFIFAH P
79 107 ANDARU ALMIRA IZZATI P
80 108 NAFISA PUTRI AULIA P
81 110 INEKE NURAINI SURYA PUTRI P
82 111 HAYDAR ODIN DANISYAH L
83 113 HAFYZAN OVIQ DANISYAH L
84 114 NAYSA GHONIYYU HUMAIRO P
85 115 QONITA AZAHRA KUNTORO P
86 116 DAMARA CARISSANUGRAHENI P
87 117 NAURA SYAFFANA P
88 118 ANINDYA PUTRI KHAIRUNNISA P
89 119 SABRINA KHAIRUN NISA P
90 122 MUHAMMAD RIDHO L
91 124 KAMA RADITHYA GHANI L
92 125 KHANZA ADELIA P
93 128 ABRO AQIL ATHALLAH L
94 129 KEYLLA ANINDYA NARESWARI P
95 130 NAJMA FAUZIYYAH MAZAYA P
96 133 DIMAS IRFAN YUSRON L
97 134 MUHAMMAD QALBI RIKHAMAN L
98 135 ASYIFAUL AULIYA FACHRURI P
99 136 MUHAMMAD KHOTIBUL UMAM L
100 137 NAJWA AULIA KHOIROTUL ZUFAIRAH P
101 139 AZAM ATQHO AL AUFAR L
102 142 KAFAHULLAHUSAIRA P
103 145 FAZIL AROHANI WIJAYA L
104 147 HAFIEZA NURAMALINA SYAFIQAH P
105 149 SYAUQINA MAYTIA HAFARA FAUZIA P
106 152 FARAH AUREL WIJAYA P
107 153 FATHAN MUHAMMAD AZKAR ROYADI L
108 154 ALEXA ARRAYYAN SUNGKAR P
109 155 DENISZA WORO MUKTIASARI P
110 157 BAGUS WISNU WARDANA L
111 159 KHOTIBUL UMAM IBNU RIYADI L
112 162 MUHAMMAD GHADA OKTARIZKY L
113 164 IHSANU TAMLEKA L
114 165 ABDUL AZZAM YASSAR PRASETIO L
115 167 GHAZY ALFI MUNAJAT L
116 168 HAMAWA WIKSA TIMUR L
117 170 ABDILLAH ZIYAD DHIYAULHAQ L
118 172 RIZAL SIRAT AL MUSTAQIM L
119 174 KHADZIKULFIKRI ALBAHAI L
120 176 KAYYISA ELMA MAZEA NUR AZMI P


Wednesday, March 1, 2017

Peminat Siswa Baru Kelas Satu Melebihi Daya Tampung


BANYUMAS – Memasuki bulan Maret 2017, tercatat ada 193 peminat siswa baru kelas satu MIN Purwokerto. Jumlah ini telah melebihi daya tampung yaitu 128 siswa. Meski begitu, panitia belum mengambil langkah untuk melaksanakan penerimaan peserta didik baru (PPDB-red) lebih awal.

Ketua panitia PPDB, Arif Fauzi mengatakan bahwa saat ini pihaknya belum menentukan waktu karena masih efektif kegiatan belajar mengajar. Sekarang masih efektif KBM dan pertengahan maret ini ada penilaian tengah semester genap. Mengacu tahun lalu, PPDB biasanya dilaksanakan berbarengan dengan pelaksanaan ujian madrasah. Separuh guru menjadi panitia PPDB, dan separuhnya lagi mengurus ujian madrasah. PPDB dilaksanakan di kampus dua, sehingga tidak mengganggu ujian madrasah, terang Arif.

Kepala MIN Purwokerto, Sabar Munanto menjelaskan bahwa PPDB pada madrasah Tahun Pelajaran 2017/2018 telah diatur dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 361 Tahun 2017. Pada prinsipnya semua anak usia sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan pada satuan pendidikan madrasah. Tidak ada penolakan bagi yang memenuhi syarat kecuali jika daya tampung di madrasah tidak mencukupi.

PPDB Madrasah, lanjut Sabar, berasaskan objektifitas, transparanso, akuntabilitas, tidak diskriminatif, dan kompetitif. Untuk syarat calon peserta didik baru MI pada tanggal 1 Juli 2017 yang telah berusia 7 (tujuh) tahun wajib diterima, yang telah berusia 6 (tahun) dapat diterima, sedangkan yang kurang dari 6 (enam) tahun dapat dipertimbangkan atas rekomendasi dari psikolog profesional atau dari dewan guru jika tidak ada psikolog. Selain itu, calon peserta didik juga tidak dipersyaratkan telah mengikuti pendidikan RA/TK, dan harus memiliki akte kelahiran atau surat kenal lahir.


Seleksi calon peserta didik baru kelas 1 (satu) MI dilakukan berdasarkan usia dan kriteria lain yang ditentukan oleh madrasah dengan pertimbangan komite madrasah. Seleksi dilakukan karena daya tampung yang terbatas, sedangkan calon peserta didik melebihi daya tampung. Rencananya awal april akan kami bahas bersama komite, lalu akan kami sosialisasikan ketentuan PPDB kepada para calon peserta didik baru, ujar Arif. (ak)

Tuesday, February 28, 2017

Fayiz - Arin Optimis Raih Medali Emas


JUARA – Raura foto bersama Ibunya, Fayiz (tiga dari kiri atas)
berpose bersama teman-teman dan pelatih klub usai Kejurkab
BANYUMAS – Atlet bulu tangkis MIN Purwokerto, Fayiz Nur Arkan dan Arina Zahra Faradisa optimis dapat meraih medali emas pada Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) Kabupaten Banyumas, kamis (23/3) mendatang. Pasalnya mereka baru saja meraih juara ketiga Kejurkab Bulu Tangkis yang diselenggarakan oleh PBSI Kabupaten Banyumas di GOR Satria Purwokerto, sabtu kemarin (24/2).

Fayiz sudah malang melintang di berbagai turnamen dari tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Beberapa prestasi juga telah diraihnya sejak duduk di kelas dua, ungkap pelatih, Lukmanul Hakim. Arin juga memiliki kualitas yang bagus. AKSIOMA tahun lalu berhasil menjadi juara kedua. Setahun ini kemampuan Arin meningkat bagus. Saya yakin tahun ini bisa meraih medali emas, imbuh Lukman.

MIN Purwokerto memang memiliki banyak atlet bulu tangkis. Selain pembinaan melalui ekstrakurikuler, para orang tua memasukkan putra-putrinya ke persatuan bulutangkis yang ada di Purwokerto. Pembinaan atlet memang harus sinergi antara madrasah dan orang tua. Jika mengandalkan ekstrakurikuler yang hanya dua jam seminggu itu tidak cukup. Maka orang tua perlu memasukkan putra-putrinya ke klub. Pihak madrasah akan terus memfasilitasi dengan memberikan ijin kepada atlet untuk mengikuti berbagai turnamen. Tentu dengan tetap memperhatikan prestasi akademik mereka, jelas Kepala MIN Purwokerto, Sabar Munanto.


Saat ini ada lima atlet bulu tangkis yang sedang melakukan persiapan mengikuti POPDA Kabupaten Banyumas 2017 tanggal 13 Maret mendatang. Setiap hari berlatih kira-kira lima sampai delapan jam usai sekolah di klub masing-masing. Termasuk Fayiz dan Arin, kita minta untuk fokus meraih medali emas pada AKSIOMA mendatang, pungkas Lukman.

Saturday, February 25, 2017

MIN Purwokerto Sukses Gelar LT dan Pesta Siaga

PURWOKERTO – MIN Purwokerto sukses menggelar kegiatan Lomba Tingkat Pramuka Penggalang dan Pesta Siaga Tingkat Gugus Depan, jum’at hingga sabtu (25/2) kemarin. Ketua panitia, Toni Agung Prasetio menjelaskan bahwa LT dan Pesta Siaga diikuti oleh 16 regu penggalang dan 32 barung siaga.

Lomba Tingkat Pramuka Penggalang dan Pesta Siaga Tingkat Gugus Depan Madrasah Ibtidaiyah Negeri Purwokerto dilaksanakan untuk mengevaluasi sejauh mana hasil pendidikan kepramukaan yang telah dilaksanakan, sekaligus sebagai wahana merekatkan persaudaraan antar anggota pramuka serta ajang bagi anggota pramuka untuk menunjukkan potensi yang dimilikinya, sehingga terbentuk anggota pramuka yang bertaqwa, disipilin, mandiri, bertanggung jawab, bekerja keras, berprestasi, dan memiliki jiwa kompetitif, kata Toni.

Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pamuka Purwokerto Timur, Kus Setiyaningsih melalui Andalan Ranting Urusan Bina Muda, Maratun Sholihah memberikan apreasiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Terima kasih kami sampaikan kepada MIN Purwokerto yang telah berupaya untuk terus membina generasi muda Indonesia melalui pendidikan kepramukaan. LT dan pesta siaga adalah salah satu kegiatan pembinaan sekaligus alat ukur pendidikan kepramukaan yang telah dijalankan, ujar Maratun Sholihah saat membuka kegiatan.
  
Kamabigus MIN Purwokerto, Sabar Munanto menambahkan bahwa LT dan Pesta Siaga ini terlaksana karena adanya dukungan Kementerian Agama melalui DIPA Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Tahun Anggaran 2017. Terima kasih kami sampaikan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas atas bantuan anggaran demi suksesnya kegiatan ini, ujar Sabar.

Sementara itu Pengawas Pendidikan Agama Islam Purwokerto Timur, Hidayaturrohmah berpesan agar peserta LT dan Pesta Siaga belajar dari pengalaman. Apa yang kalian alami selama dua hari ini, seperti tidur bersama teman, bekerjasama dalam satu regu, serta pengalaman lainnya dapat dijadikan pelajaran sebagai bekal dalam kehidupan nyata kelak ketika sudah dewasa, pesan Hidayaturrohmah.

Usai melaksanakan 14 cabang lomba, barung hijau siaga putra dari kelas 4 Umar bin khotob dan barung hijau siaga putri kelas 3 Umar bin Khotob berhasil menjadi barung tergiat pertama. Sedangkan regu penggalang yang berhasil menjadi juara adalah regu garuda dan regu melati dari kelas 5 Usman bin Affan.


Selain LT dan pesta siaga, panitia juga menyelenggarakan lomba ketrampilan siaga yaitu menghias bekas kaleng cat untuk dijadikan pot bunga. Kegiatan ini diikuti oleh barung siaga siswa siswi kelas 1 dan 2 sejumlah 32 barung. Bulan depan pot-pot yang telah dihias ini akan kita manfaatkan untuk kegiatan penanaman pohon, tutup Toni. (ak)

Monday, February 6, 2017

Melatih PD Melalui Bisnis Day

BANYUMAS  (6/2) – Ada saja yang dilakukan oleh pengelola pesantren MIN Purwokerto untuk mengisi hari libur dengan kegiatan positif. Minggu (5/2) kemarin pengelola menyelenggarakan kegiatan Bisnis Day. Santri Kelas 6 MIN Purwokerto dilatih untuk berdagang aneka macam barang, seperti pakaian, makanan dan minuman ringan, hingga hasil kerajinan tangan para santri.

“anak-anak membuka stand di depan pondok pesantren dan ada pula yang menjual barang dagangannya keliling kampung sekitar pondok. Para wali santri berperan menyediakan barang-barang untuk dijual oleh putra putrinya “ ujar koordinator kegiatan, Resti Sulistianingrum.

Kegiatan Bisnis Day, lanjut Resti, diselenggarakan agar anak bisa lebih percaya diri, siap menghadapi tantangan, memberikan pengalaman yang berkesan, serta mengembangakan potensi jiwa kewirausahaan anak. “mereka berlatih bagaimana cara menawarkan barang kepada pembeli, belajar menghadapi dengan berbagai macam karakter pembeli, berhitung dengan cepat, dan berpikir bagaimana cara untuk mendapatkan keuntungan.” Jelas Resti.


Kepala MIN Purwokerto, Sabar Munanto, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh pengelola pesantren. Kegiatan tersebut sejalan dengan visi madrasah yaitu mewujudkan peserta didik menjadi cendekiawan muslim yang bertaqwa, humanis dan populis. (ak/mm)

Perpustakaan MIN Purwokerto Gelar Lomba Membaca Terbanyak


BANYUMAS (6/2) – Berlomba merupakan sifat anak. Kegiatan lomba menjadi semakin menarik perhatian anak karena adanya hadiah. Atas dasar itulah Perpustakaan Insan Cendekia MIN Purwokerto bersama Mahasiswa PKL dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam IAIN Purwokerto berinisiatif menggelar lomba membaca terbanyak.

Lomba yang diselenggarakan sejak rabu (1/2) lalu langsung mendapatkan respon positif. Pengunjung perpustakaan meningkat 400% dari biasanya. Siswa sangat berantusias dalam membaca buku-buku baik buku cerita fiksi maupun buku bacaan non fiksi. “antusias siswa mengikuti lomba sangat tinggi. Biasanya paling banyak 20 siswa yang mengunjungi perpustakaan, sekarang bisa mencapai 70 hingga 80 siswa tiap hari.” ujar pengelola perpustakaan, Nur Bakin.

Lomba ini hanyalah stimulus agar siswa gemar membaca. Diharapkan siswa menyadari akan pentingnya membaca dan nantinya akan menjadi sebuah kebiasaan dan kebutuhan, harap Nur Bakin.


Koordinator Mahasiswa PKL, Mustofa Jamal menuturkan lomba membaca terbanyak akan berakhir pada kamis (16/2) mendatang dan pemenangnya diumumkan pada upacara bendera (17/2). Selain lomba membaca terbanyak, mahasiswa juga menggelar lomba sinopsis dan lomba membuat cerpen. “Kita ingin siswa MIN Purwokerto menjadi siswa yang rajin membaca, menulis, dan berkarya” ungkap Jamal. Rencananya lomba ini akan dijadikan program rutin bulanan oleh pengelola Perpustakaan. (ak)